• Selasa, 7 Februari 2023

Polemik Video Ismail Bolong Terkait Gratifikasi Tambang Ilegal

- Senin, 7 November 2022 | 22:39 WIB
Ismail Bolong, Mantan Anggota Polri (Handika)
Ismail Bolong, Mantan Anggota Polri (Handika)

PERBARUI.COM - Nama Hendra Kurniawan kini mencuat kembali setelah sebuah video viral yang dibuat oleh Ismail Bolong. Video tersebut berisi tentang adanya isu yang beredar dimana Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto diisukan menerima uang sebesar 6 milliar dari hasil tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Namun, beliau kembali mencabut video tersebut dan meminta maaf kepada Komjen Agus Andrianto serta melakukan klarifokasi terkait video yang dibuatnya pada bulan Februari yang lalu. Ia menyebut bahwa dirinya mendapat tekanan dan dipaksa oleh Hendra Kurniawan.

Baca Juga: Pengungkapan Sosok Wanita Kebaya Merah Dalam Video Mesum.

"Nama saya Ismail Bolong, saya saat ini sudah pensiun dini dari anggota Polri aktif sejak bulan Juli 2022. Perkenankan saya memohon maaf kepada Bareskrim atas berita viral yang saat ini beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasi sama pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal," kata Ismail Bolong, Minggu, 6 November 2022.

Ia juga mengaku sempat mendapat ancaman dari Hendra Kurniawan yang pada saat itu masih menjabat sebagai Karopaminal Propam Mabes Polri, dan dirinya disebut akan dibawa ke Jakarta jika tidak membuat testimoni video tersebut.

Baca Juga: Pemilik Net89 Reza Shahrani Ditetapkan Sebagai Tersangka Investasi Bodong

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan para petinggi Polri itu sedang bermanuver dan saling "buka kartu tri* dan meminta Kapolri segera mengusut hal itu.

"Isu perang bintang yang terus menyeruak. Para petinggi yang sudah berpangkat bintang saling membuka "kartu truf". Ini harus segera kita redam dengan mengukur akar masalahnya," kata Mahfud MD, Minggu, 6 November 2022.

Baca Juga: Autopsi 2 Jenazah Korban Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur

Mahfud MD juga mengatakan bahwa isu mafia tambang bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Sudah sejak lama kasus mafia tambang beredar di pemberitaan.

Halaman:

Editor: Muhammad Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSIS Vs Persebaya Paulo Viktor Ada Kemungkinan Main

Senin, 6 Februari 2023 | 17:33 WIB

Konser 30 Tahun Dewa 19 Tuai Keluhan Penonton

Minggu, 5 Februari 2023 | 20:47 WIB

Anies Baswedan Hadiri Konser Dewa 19

Minggu, 5 Februari 2023 | 19:31 WIB

Ini Alasan Gibran Naikkan PBB Solo 3 Kali Lipat

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:52 WIB

PBB Solo Naik 3 Kali Lipat, Gibran Buka Suara

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:47 WIB
X