• Selasa, 7 Februari 2023

Harga Emas Terjun Bebas Pasca The Fed Menaikkan Suku Bunga

- Sabtu, 5 November 2022 | 09:08 WIB
Emas Batangan Murni 1000 gram (Handika)
Emas Batangan Murni 1000 gram (Handika)

PERBARUI.COM - Harga emas anjlok pasca The Fed (Federal Reserve) menaikkan suku bunga acuan pada bulan Maret lalu. Tercatat harga emas turun di posisi $295.54 per troy ons atau setara Rp.4.647.942 atau turun 15 3 persen.

Harga tersebut terhitung pada bulan Maret  2022. Dan pada bulan November tercatat emas kembali melemah sebesar 0.15 persen atau $1.632,39 per troy ons.

Baca Juga: BPOM Keluarkan Ijin Edar dan Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih/INAVAC

Kebijakan moneter tersebut melunturkan masa kejayaan emas pada bulan Maret 2022. The Fed melanaikkan suku bunga untuk meredam inflasi yang melanda negara tersebut.

Para pakar ekonomi menilai kenaikan suku bunga itu diakibatkan masalah geopolitik yang terjadi di beberapa negara Eropa dan konflik antara Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Harga Gandum Melonjak Tajam Pasca Rusia Tidak Mengakui Kesepakatan

Salah satu analis dari Heraeus Precious, Metals, Tai Wong, mengatakan pernyataan Jerome Polwel, Chairman The Fed yang akan mempertimbangkan data lain untuk memberikan angin segar bagi harga emas kedepannya.

"Sangat prematur untuk membahas soal penurunan suku bunga, namun Powell memberikan sinyal adanya penurunan  kenaikan suku bunga menjadi 50 bpa," ungkap Tai Wong

Baca Juga: Wisata Unik Bura-Bura Di Luwu Timur, Sulawesi Selatan

Halaman:

Editor: Muhammad Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSIS Vs Persebaya Paulo Viktor Ada Kemungkinan Main

Senin, 6 Februari 2023 | 17:33 WIB

Konser 30 Tahun Dewa 19 Tuai Keluhan Penonton

Minggu, 5 Februari 2023 | 20:47 WIB

Anies Baswedan Hadiri Konser Dewa 19

Minggu, 5 Februari 2023 | 19:31 WIB

Ini Alasan Gibran Naikkan PBB Solo 3 Kali Lipat

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:52 WIB

PBB Solo Naik 3 Kali Lipat, Gibran Buka Suara

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:47 WIB
X