• Minggu, 4 Desember 2022

Polemik Video Ismail Bolong Terkait Gratifikasi Tambang Ilegal

- Senin, 7 November 2022 | 22:39 WIB
Ismail Bolong, Mantan Anggota Polri (Handika)
Ismail Bolong, Mantan Anggota Polri (Handika)

PERBARUI.COM - Nama Hendra Kurniawan kini mencuat kembali setelah sebuah video viral yang dibuat oleh Ismail Bolong. Video tersebut berisi tentang adanya isu yang beredar dimana Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto diisukan menerima uang sebesar 6 milliar dari hasil tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Namun, beliau kembali mencabut video tersebut dan meminta maaf kepada Komjen Agus Andrianto serta melakukan klarifokasi terkait video yang dibuatnya pada bulan Februari yang lalu. Ia menyebut bahwa dirinya mendapat tekanan dan dipaksa oleh Hendra Kurniawan.

Baca Juga: Pengungkapan Sosok Wanita Kebaya Merah Dalam Video Mesum.

"Nama saya Ismail Bolong, saya saat ini sudah pensiun dini dari anggota Polri aktif sejak bulan Juli 2022. Perkenankan saya memohon maaf kepada Bareskrim atas berita viral yang saat ini beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasi sama pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal," kata Ismail Bolong, Minggu, 6 November 2022.

Ia juga mengaku sempat mendapat ancaman dari Hendra Kurniawan yang pada saat itu masih menjabat sebagai Karopaminal Propam Mabes Polri, dan dirinya disebut akan dibawa ke Jakarta jika tidak membuat testimoni video tersebut.

Baca Juga: Pemilik Net89 Reza Shahrani Ditetapkan Sebagai Tersangka Investasi Bodong

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan para petinggi Polri itu sedang bermanuver dan saling "buka kartu tri* dan meminta Kapolri segera mengusut hal itu.

"Isu perang bintang yang terus menyeruak. Para petinggi yang sudah berpangkat bintang saling membuka "kartu truf". Ini harus segera kita redam dengan mengukur akar masalahnya," kata Mahfud MD, Minggu, 6 November 2022.

Baca Juga: Autopsi 2 Jenazah Korban Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur

Mahfud MD juga mengatakan bahwa isu mafia tambang bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Sudah sejak lama kasus mafia tambang beredar di pemberitaan.

Halaman:

Editor: Muhammad Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku Video Mesum Kebaya Merah Ditangkap Di Surabaya

Senin, 7 November 2022 | 22:55 WIB

Konser Hari Pertama NCT127 Dihentikan Oleh Promotor

Senin, 7 November 2022 | 01:34 WIB

Pasutri Di Riau Tega Membunuh ODGJ Demi Uang Asuransi

Sabtu, 5 November 2022 | 23:52 WIB

3 Negara Yang Belum Pasti Hadir di KTT G20

Sabtu, 5 November 2022 | 08:46 WIB

Ratusan Personil Polda Metro Jaya Melakukan Tes Urine

Jumat, 4 November 2022 | 02:22 WIB

Wisata Unik Bura-Bura Di Luwu Timur, Sulawesi Selatan

Jumat, 4 November 2022 | 02:08 WIB

Terpopuler

X