• Rabu, 5 Oktober 2022

Mahakarya Patung Sukarno Tertinggi Berbahan Bambu dibuat di Bali

- Jumat, 9 September 2022 | 16:15 WIB
Patung Bambu Sukarno di Bali
Patung Bambu Sukarno di Bali

PERBARUI.COM - Seniman seakan tak pernah padam dalam berkreasi. Baru-baru ini, sebuah mahakarya berupa patung bambu Sukarno sedang dirintis oleh seorang seniman asal Banjar Kelingkung, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali.

Pematung, I Wayan Agus Eri Putra, 36 tahun, ditugaskan untuk membuat patung anyaman bambu yang menggambarkan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno.

Eri Putra mengatakan patung ini disebut-sebut sebagai patung anyaman bambu tertinggi dan pertama di Bali, bahkan di dunia. Patung tersebut akan memiliki tinggi 19 meter dengan lebar 15 meter dan berat total sekitar 3 ton. Sosok Bung Karno ditampilkan sambil duduk sambil menunjuk. Mirip dengan patung Bung Karno di perempatan Kediri, Tabanan.

Baca Juga: Sepasang pelajar diduga hendak berbuat mesum viral di media sosial

Pekerjaan pada patung sudah berlangsung dalam 2 bulan. Saat ini sedang dalam tahap finishing. “Pengerjaannya sudah mencapai lebih dari 80%. Tinggal menunggu jadwal transportasi dari sini (Balai Banjar Kelingkung) ke Alas Harum,” tambah pria yang juga pelukis alam itu. Alas Harum Bali berjarak 13 km. Sebanyak 15 buah masih akan dirakit di Alas Harum Bali.

Namun jika tidak ada kendala, patung Bung Karno akan diresmikan pada 17 atau 18 September 2022. Rencananya, patung tersebut akan diresmikan oleh putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri. “Dan akan kami serahkan ke MURI, astungkara mendapat rekor sebagai patung Ir Soekarno tertinggi di Indonesia yang terbuat dari anyaman bambu,” lanjut Ardana.

Baca Juga: Jadwal Arema FC vs Persib Bandung BRI Liga 1 2022/2023 BERUBAH! Catat Update Pertandingannya

Dengan ditempatkannya patung Bung Karno  di objek wisata Alas Harum Bali, pihaknya berharap kunjungan turis atau masyarakat ke Alas Harum bisa lebih banyak lagi dan semakin  banyak pengusaha lokal yang akan mempekerjakan seniman dan warga lokal di industrinya. “Agar  pengusaha dan seniman bisa saling merangkul dalam budaya yang stabil,” jelasnya. Sebelumnya, tempat wisata ini juga menempatkan patung 9 peri buatan Agus Eri Putra.

Editor: Muhammad Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X