KemenkopUKM Ungkap Beberapa Modus Impor Pakaian Bekas untuk Mengecoh Petugas

- Kamis, 16 Maret 2023 | 17:07 WIB
Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah KemenkopUKM Hanung Harimba. (Antara)
Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah KemenkopUKM Hanung Harimba. (Antara)

PERBARUI.COM - Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) Hanung Harimba mengungkapkan beberapa modus yang dilakukan untuk mengimpor pakaian bekas agar bisa mengecoh petugas.

Dalam konferensi pers yang digelar di kantor KemenKopUKM di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2023, Hanung menuturkan salah satu modusnya adalah menyelipkan barang-barang bekas di antara barang-barang baru.

"Ada yang under declared barang yang dikirim itu adalah barang barang baru kemudian diselipin barang barang bekas pada proses impornya," ungkap Hanung.

Selain itu, lanjut Hanung, modus lain yang biasa dipakai oleh importir adalah dengan mengakui bahwa barang tersebut baru padahal ternyata itu merupakan barang bekas.

Baca Juga: Toko Pakaian Bekas Impor Online Diminta KemenkopUKM untuk Tutup

Kemudian, modus lainnya yang digunakan adalah dengan mengandalkan oknum untuk membantu penyelundupan pakaian bekas Impor tersebut.

Dengan demikian, Hanung mengajak semua pihak untuk mendukung serta berkomitmen untuk memerangi ini.

"Saya pikir minta semua dukungan biar langkah-langkahnya gimana. Kita nggak mau negara ini jadi negara penampung limbah. Saya ingin ini bergerak satu bahwa ini merugikan Langkah ini harus sama sama," katanya.

Bahkan, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa aktivitas usaha thrifting atau penjualan pakaian bekas Impor mengganggu perkembangan industri dalam negeri.

Baca Juga: Menparekraf Sebut Konten Kreatif Topang 65 Persen Lebih Omzet UMKM

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi selepas meresmikan acara "Business Matching" Produk Dalam Negeri Tahun 2023 di Jakarta, Rabu, 15 Maret 2023.

"Sudah saya perintahkan untuk mencari betul dan sehari-dua hari sudah banyak yang ketemu. Itu mengganggu industri tekstil di dalam negeri," kata Jokowi dikutip dari Antara.

pakaian bekas sendiri merupakan barang yang dilarang diimpor berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.***

Baca Juga: Wow! Barang Thrifting Senilai Rp10 Miliar Akan Dimusnahkan

Editor: Ali Ruhiyat

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenapa Harga Saham Naik Turun? Ini Alasannya

Senin, 27 Maret 2023 | 21:00 WIB
X